"AKHH! SIALAN! BERENGSEK KAU LUCA!" Viviane berteriak sesampainya di apartemen. Dia membanting apa pun yang dilihatnya untuk melampiaskan semua kemarahannya atas apa yang terjadi. Tak pernah terlintas atau terpikir sedetik pun di benaknya jika Luca akan memilih Zara dari pada dia. Dia sudah menggoda pria itu berkali-kali, tapi Luca selalu menolak dengan alasan tidak ingin merusaknya. Namun sekarang, malah Luca tanpa ragu meniduri Zara. Air mata menetes deras melewati pipinya. Ada rasa frustrasi dan tersaingi yang membuat egonya terluka. Dia kalah dan itu oleh anak pembantu yang jelas tidak lebih cantik atau seksi dibanding dia. Viviane sudah cukup sabar saat Luca mencampakkannya begitu saja dan menikahi Zara, tapi dia sangat marah ketika tahu Luca benar-benar berpaling darinya. Hart

