"Pak? Pak Luca?" Sheila memanggil Luca berulang kali saat mereka baru saja keluar dari ruang rapat, tapi entah apa yang terjadi, Luca hanya berjalan lurus tanpa menoleh atau membalas sapaan karyawan yang berpapasan dengannya. Sampai Sheila harus mengejar dan menepuk pundaknya agak keras sampai Luca sedikit terdorong ke depan. "Pak Luca!" Dorongan yang agak keras itu, seketika mengejutkan sekaligus menyadarkan Luca. Dia spontan menoleh pada sekretarisnya yang terengah-engah karena mengejar langkahnya. Ada kekesalan di wajah Luca melihat hal itu. Jelas karena dia hampir saja jatuh. "Apa yang kau lakukan, Sheila? Kau mendorongku?" "Maafkan saya. Saya tidak sengaja. Saya hanya ingin menghentikan Anda." "Menghentikan? Menghentikan apa yang kamu maksud?" "Di depan Anda." "Kau aneh. Kau m

