Bagian 40

514 Kata

Adit terus saja diselesaikan dalam tidurnya. Matanya mirip seperti zombie. Bagaimana tidak, sejak kehamilan Kiran yang diputar empat bulan ia terus membuat Adit senewen seperti. sekarang Adit tengah menggaruk kembali Kiran dan hal itu tidak boleh berhenti sampai Kiran sendiri yang menyuruhnya. "Yank, udah yaa aku lelah ..." ucap Adit. "Aaahhh gak mau masih gatel mas ..." rengek Kiran seperti anak kecil. "Besok aku harus kerja sayang, ..." ujar Adit kesel. "Jadi kamu lebih milih kerjaan di banding aku" Kiran siap menumpahkan air mata. Entahlah semenjak hamil ini ia mudah sekali menangis. Adit yang mendengar berbicara salah pengartian langsung memeluknya. "Bukan gitu sayang .. mengertilah aku kerja juga buat kamu dan  bayi kembar ... !!  Kita berempat butuh biaya yang cukup sayang ..."

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN