Tiga tahun kemudian Sekarang, Kondisi Adit sudah mulai diperbaiki dan tidak separah dulu. Kalau di tanya bagaimana perjuangannya untuk pulih, itu sangat-sangat sulit bahkan sampai Kiran itu putus asa dan ingin dilepaskan. Namun Kiran selalu menyemati suami tampannya itu. "Pagi sayang ..." sapa Adit dari belakang Kiran, membuat si istri cantiknya itu bergelonjak kaget. "bikin kaget aja mas ini huh ..." jawab Kiran sambil memegang dadanya. Adit langsung memeluk Kiran, ia membenamkannya di lekukan leher tahu itu. Entahlah berpikir Adit ia ingin bermanja-manja dan juga tidak ingin kemana-mana. Menebus kesalahan yang dulu seharusnya dilakukan berasama ah sudahlah tak perlu di bahas. "Ikut aku ke kantor yuk ..." kata Adit ke Kiran. Kiran yang sedang menyiangi kemangi langsung melirik Adit.

