SM 9

1555 Kata
Sudah hampir selama satu bulan Safiyya dan Hafiz selalu bersama, tetapi mereka akan bersama ketika berada di perpustakaan saja dan mereka pun sudah mengetahui jika keduanya teman satu kelas. Safyya dan Hafiz semakin dekat satu sama lainnya, selesai dari perpustakaan biasanya mereka akan makan bersama atau sekedar berjalan-jalan di taman kota. Kedekatan mereka pun tidak ada yang mengetahui, Zarina sendiri tidak mengetahui jika sahabatnya ini tengah dekat dengan seorang pria, karena baik Safiyya maupun Hafiz tidak mengumbar-umbar kedekatan antara keduanya, mereka hanya tidak mau banyak gosip yang beredar di kampus karena kedekatan mereka berdua, apalagi keduanya adalah pentolan dari jurusan Management. Safiyya tengah mengobrol bersama teman satu kelasnya, kebetulan ada jam kosong hari ini, jadi mereka semua bisa lebih santai dalam beberapa jam ke depan. "Minggu depan kita mau buat stand apa untuk acara tahunan kampus?" Tanya Rina kepada teman satu kelasnya. "Nggak tau, udah di atur sama kating (kakak tingkat) kita nunggu intruksi dari mereka saja nanti" jawab Rian salah satu penghuni kelas ini. "Tapi biasanya ni ya yang di tunjuk itu yang good looking, smart, kita gak akan dapat bagian deh, paling jadi tim hore sama pemain cadangan!" Keluh Siska. "Nah bener banget itu, ni ya paling yang ke pilih itu kek Hafiz tuh sama Fiya, mereka kan masu kriteria tuh" timpal Doni. "Nggak gituan kok, kita semua pasti ikut di libatin dalam acara nanti" ucap Safiyya menengahi. "Ih si Fiya mah gak percayaan banget, sebelum-sebelumnya juga kaya gitu Fiya!" Sahut Siska. Suara derap langkah sepatu terdengar membuat mereka yang tadinya sedang berkerumun membubarkan diri mereka kembali ke kursi masing-masing, karena Dosen yang akan mengajar di kelas mereka sudah masuk, dan acara belajar mengajar pun akan segera di mulai. Seluruh mahasiswa dan mahasiswi di kelas ini menyimak apa yang di sampaikan oleh Dosen di depan sana, apalagi Safiyya yang begitu khusu menyimak apa yang Dosen sampaikan, karena dia tidak mau beasiswanya akan di cabut jika nilainya turun. Hampir dua jam mereka berkulat dengan pelajaran, kini mereka bisa sedikit relaks karena mata pelajaran telah berakhir. Para mahasiswa pun merapihkan buku mereka masing-masing dan memasukannya ke dalam tas, disaat yang bersamaan  masuk dua orang pria sepertinya mereka berdua adalah kakak tingkat jurusan Management. "Siang gais!" Sapa salah seorang kakak tingkat. "Siang Kak!" Jawab mereka bersamaan. "Bagi yang namanya saya sebutakan bisa ikut kita ke ruang musik" ujarnya, mereka semua menganggukan kepala seraya menyimak apakah naman mereka menjadi salah satu yang di sebutkan oleh kakak tingkat. "Ezra Brian, Safiyya Yasna, Siska Saskia, Hafiz Revano, kalian semua ikut kita ke ruang musik!" Ucap Adit salah satu kakak tingkat. Setelah memberikan pengumuman mereka berdua pun keluar dari kelas ini, dan berjalan menuju ruang musik.  "Omo! Serius ini nama gue di panggil, oh daebak!" Heboh Siska dengan rasa tidak percayanya. "Biasa aja dong, jangan lebay gitu" Sahut Rian. Siska memicingkan sebelah matanya menatap Rian. "Sirik ya lo!" Cetus Siska. "Udah sana kalian, nanti di tungguin kakak tingkat kelamaan kena omel lagi" ujar Rina agar teman-temannya ini segera menuju ruang musik. "Yuk, Sis" ajak Safiyya pada Siska. Kedua gadis ini pun beranjak dari kursi mereka dan berjalan menuju ruang musik sesuai intruksi yang tadi Adit sampaikan. Ezra berjalan beriringan bersama dengan Hafiz di belakang tubuh Safiyya dan juga Siska, mereka pun memasuki ruang musik dengan kepala yang mereka tundukan. "Ini dia yang kita tunggu-tunggu!" Kata Cindy sala satu kating. "Akhirnya kalian datang juga" timpal Rizal, seorang kakak tingkat yang tadi datang ke kelas Safiyya dan teman-temannya bersama dengan Adit. "Ok baik, kita mulai saja karena sudah kumpul semua kan!" Ucap Adit membuka acara. "Assalamualaikum, siang teman-teman!" Sapa Adit. "Waalaikumsalam" jawab mereka semua bersamaan. "Jadi, kita kumpul disini untuk membahas acara yang akan di adakan pihak kampus minggu depan, dan saya harap kita semua bisa bekerja sama dalam acara ini. Untuk Ezra, Hafiz, Siska, dan Safiyya, selamat bergabung, kalian pasti bingung kenapa kalian di panggil kemari, karena kalian akan menjadi perwakilan junior dari jurusan Management untuk ikut langsung dalam acara tahunan ini, dan saya harap kalian bersedia ikut serta dalam kegiatan ini" ujar Adit panjang lebar. "Jadi, setiap jurusan harus ikut berpartisipasi dalam acara ini, dan untuk jurusan kita sendiri akan membuka stand semacam cafe kecil-kecilan, karena setiap cafe pasti membutuhkan seorang waiters untuk mengantarkan makanan kepada para customer, dan kita minta kepada kalian berempat untuk menjadi waiters, tetapi tidak kalian semua yang menjadi waiters, kita akan membagi menjadi dua kelompok, dua orang dari kalian sebagai pengantar makanan dan minuman kepada para customer dan dua orang di antara kalian akan berkeliling untuk memperkenalkan cafe management, agar orang-orang bisa mengetahui bahwa kita membuka cafe" lanjut Cindy. "Dan sebagian dari kami akan menjadi penyaji makanan serta minuman, jadi kita semua akan sama-sama bekerja dalam acara ini, tidak ada yang bersantai-santai dan menganggap kalian adalah senior, kita semua di sini sama sebagai perwakilan dari jurusan kita, jadi mohon kerja samanya, ok gais!" Timpal Adit. "Siap!" Jawab mereka yang berada di ruang musik ini, sebagian besar dari mereka dalah kakak tingkat dan hanya Ezra, Hafiz, Siska, dan Safiyya yang menjadi junior di sini. "Kalau kalian mengerti, kita akan mulai mencari bahan-bahan yang akan kita gunakan nanti. Kita kumpulkan dari sekarang karena waktu kita tidak banyak, hanya tersisa empat hari lagi" tutur Adit. Adit ini menjadi ketua dari acara kali ini, karena dialah yang palinh dewasa di antara yang lainnya. Maka dari itu dia di percaya oleh teman-temannya sebagai ketua tim dari Jurusan Management. "Kalau begitu saya akan bagikan tugas untuk kalian, dan semuanya akan mendapatkan tugas ini" lanjut Adit. Adit pun mulai membicarakan apa saja yang akan di butuhkan dalam acara nanti, seperti tenda, meja, kusi, dan meja bar, juga spanduk agar mereka bisa mengetahui bahwa ini adalah stand milik Dept Management, juga mereka akan membutuhkan banyak gelas, piring, sendok, serta garpu, dan bahan makanan serta minuman lainnya, banyak sekali yang mereka butuhkan dalam acara ini. Tetapi jika mereka bekerja sana untuk mendapatkannya maka semua akan tersa mudah bagi mereka untuk mendapatkannya. "Ok, kalian mengerti, saya akan beri waktu sampai hari kamis, saya mau hari Kamis kalian sudah mendapatkan apa yang sudah saya catat untuk kalian cari, agar hari Jum'at sudah terkumpul semua, karena hari Sabtu kita akan mendirikan stand kita di tempat yang sudah di siapkan pihak kampus untuk Jurusan kita. Ok gais, saya minta kerja samanya, dan semangat!" Ujar Adit di akhiri dengan semangat yang di ikuti oleh mereka yang berada disini. "Hari ini cukup sampai di sini, dan selama seminggu ini kita tidak akan di sibukan oleh tugas kampus, karena pihak kampus membebaskan kita selama minggu ini dari berbagai macam tugas. Jadi, selesai dalam pelajaran nanti kita bisa langsung mencari untuk kebutuhan untuk acara malam Minggu nanti. Ok baik, terimakasih untuk hari ini, o iya untuk Ezra, Hafiz, Siska, dan Safiyya, kita minta nomor kalian untuk di masukan ke dalam grup kepanitiaan, agar kita bisa lebih mudah dalam berkomunikasi nanti" tutur Adit. "Baik, Kak!" Jawab mereka berempat. Adit tersenyum, dan pria itu pun mengakhiri rapat mereka kali ini, akan di lanjutkan esok hari untuk rapat lanjutan jika memang ada yang perlu di bahas. Dan untuk mereka berempat memberika nomor mereka kepada Rizal selaku admin kedua dalam grup setelah Adit, agar nomor mereka bisa langsung di masukkan ke dalam grup Panitia Management. "Lo balik sama siapa, Fiya?" Tanya Siska ketika mereka sedang berjalan di lorong kampus. "Balik sendiri, kenapa?" Jawab dan tanya Safiyya. "Em, Fiya. Lo ada waktu kapan buat cari bahan yang harus kita cari?" Tanya Ezra, karena Fiya kedapatan mencari bahan-bahan untuk acara nanti bersama dengan Ezra. "Zra, lo sama gue aja nyari bahannya, biar Fiya sama Siska nyari yang mudah mereka dapetin" usul Hafiz, mungkin bukan hanya sekedar usul semata, tetapi pria itu merasa sedikit cemburu juga jika Safiyya berdekatan denga pria lain. Ezra menganggukan kepalany tanda menyetujui saran dari Hafiz. "Boleh juga, ok kalau gitu gue sama Hafiz cari barang-barang yang emang aga susah di dapetin, kalian para cewek cari piring-piring dan kawan-kawannya aja yang gampang di bawa sama di beli juga" ujar Ezra dan di setujui oleh mereka berdua. "Ya udah, sekarang balik aja biar besok nyarinya, lagian sudah malam juga kan" kata Hafiz. "Gue duluan kalau gitu, ada yang mau bareng, gue bawa motor ni?" Tawar Ezra. "Fiya bareng saja sama Ezra, lo balik sendiri kan?" Celetuk Siska. Safiyya menggelengkan kepalanya. "Gak usah, gue naik bus aja, lagian arah rumah gue sama Ezra beda kasian Ezra nanti harus muter-muter" tolak halus Safiyya. "Gak apa-apa si Fiya, kalau lo mau bareng ayo gue anterin" ajak Ezra namunlagi-lagi Fiya menolaknya, karena gadis itu tidak mau merepotkan siapa pun. "Yakin?" Tanya Ezra kembali. "Udah malem lo Fiy, lo cewek lagi" lanjut Ezra. "Fiya balik bareng gue, kebetulan gue satu arah sama dia" Sela Hafiz. Ezra dan Siska pun menanggukan kepala mereka. "Oh, ok kalau gitu, gue duluan ya Fiy, jagain Fiya loh Fiz" pesan Siska. "Gue duluan" lanjut Ezra dan di angguki oleh mereka berdua. Setelah Ezra dan Siska pergi lebih dulu, mereka berdua pun melangkahkan kaki menuju halte untuk menunggu bus datang. Dengan obrolan-obrolan ringan anatar keduanya. Nampaknya Hafiz sudah menunjukan perasaannya terhadap Safiyya, namun belum Safiyya sadari jika Hafiz memiliki persaan lebih terhadap dirinya, gadis itu tidak mau di anggap terlalu percaya diri, karena mengartikan sebuah perasaan orang terhadap dirinya hanya drai sudut pandangnya saja. Dan begitu pun dengan Hafiz yang maish ragu untuk mengungkapkan perasaannya kepada Safiiya, gadis yang sudah dia kagumi sedari masa Ospek waktu itu.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN