Deringan telfon membangunkan ku. Aku pun perlahan mengambil hp ku, aku kira itu adalah suara alarm yang biasa ku hidupkan untuk membangunkan ku setiap pagi agar tidak telat ke sekolah. Ternyata itu adalah suara panggilan dari pak Dimas, Karna baru bangun aku jadi lola dan tanpa berfikir lagi ku angkat telfon itu. Aku sudah tak terpikirkan lagi tentang diriku yang masih gemas dengan tingkah calon suamiku itu. " Assalamu'alikum.. " ucapku dengan suara serak khas bangun tidur, serta mata yang masih sedikit terpejam. " Wa'alaikumussalam, alhamdulilah..saya senang akhirnya kamu angkat juga panggilan saya " balas seseorang di sebrang telfon sana. Dari perkataannya sudah di pastikan dia sangat lega dan tenang, karna sudah mendengar suara Rika. " Kenapa pagi-pagi nelfon? " aku masih bertanya de

