Kandungannya sudah memasuki bulan ke delapan. Itu artinya Renata harus mempersiapkan kebutuhan untuk bayinya nanti. Kamarnya yang cukup luas dan ada beberapa tempat kosong membuatnya akhirnya memutuskan untuk membeli baby crib dan menaruhnya di dalam kamarnya. Hanya tinggal lemari baju untuk bayinya saja yang belum ia beli. "Duh Mama nggak sabar dia lahir" ucap Dewi sambil menatap area bayi di kamar Renata. "Pasti rame! Biasanya kan yang rame cuman adik-adikmu itu. Ah senangnya Mama. Ini toh rasanya kalau cucu pertama mau lahir" ucap Dewi bahagia. "Kamu sehat-sehat ya. Mau kamu melahirkan normal atau caesar Mama dukung. Karena dua-duanya perlu perjuangan" ucap Dewi sungguh-sungguh. "Oh ya, kemarin mertuamu kemarin sempat kirim beberapa keperluan bayi. Sebentar Mama suruh si Mbak untuk ambi

