Empat Puluh Empat

1219 Kata

Setelah pertengkaran di kantor Dicka tadi, Fiona memutuskan untuk pergi ke rumah orang tuanya. Saat Fiona pergi, Dicka memang sengaja tak mengejarnya, karena ia tahu bahwa mood Fiona sedang buruk, Dicka menunggu biar Fiona bisa reda dulu emosinya. Fiona telah sampai di rumah orang tuanya. “Mamaaaa?” Teriak Fiona saat memasuki rumah. Mama Rani yang kebetulan berada di rumah pun menghampiri Fiona. “Fiona? Tumben amat ini dateng-dateng cantik begini. tapi kok cemberut yah?” “Berantem sama Dicka ma.” “Hemm… Mama sudah menduganya. Kenapa lagi sayang?” “Kesel ma. Tadi aku ke kantornya, niatan mau anter makan siang buat dia. Nah karena taxi yang aku naikin mogok, dan kebetulan ada mantan aku lewat. Ya udah aku nebeng sama mantan aku itu. Terus ternyata si Dicka lihat, dan terjadilah…” “Em

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN