Dicka dan Fiona kini sedang perjalanan pulang dari liburan mereka. Berbagai tempat mereka kunjungi. Dari taman hiburan, retauran, mall, dan lainnya. “Sayang, terima kasih buat hari ini ya?” Ucap Fiona sambil menggenggam tangan Dicka. “Sama-sama sayang. Apa kau bahagia?” “Sangat bahagia.” “Aku juga bahagia bisa menghabiskan waktu seharian bersamamu. Tapi lain kali kamu nggak boleh berantem lagi. Ingat! Kamu itu sedang mengandung anak kita.” “Hehehehe. Asyiiapppp.” Namun tiba-tiba Dicka menerima panggilan dari mamih Siska. “Mamih? Ada apa mih?” “Kau dimana?” “Ini sedang perjalanan pulang bersama Fiona mih.” “Bisakah kalian mampir kesini sebentar?” “Memangnya ada apa mih?” “Ini sangat gawat. Cepatlah kalian kesini, atau….” Tut tut tut…. Panggilan terputus. “Halo mih. Mamih…?”

