12. Rumah Singgah Sakinah

1700 Kata

Tentang rencana rumah singgah untuk anak-anak dan Mbah Sati, akhirnya Abimana menemukan tempat yang cocok. Abimana banyak membantuku, dia juga berhasil membujuk Mbah untuk pindah ke tempat yang lebih layak. Anak-anak tidak lagi mencari barang bekar atau mengamen di tepi jalan, di angkutan umum, apalagi sampai mencopet.             Hana, Selli dan Arnet akhirnya bergabung membantu aku dan Abi. Kami bergantian mengajari adik-adik di rumah siggah yang baru. Kuberi nama “Rumah Sakinah” agar mereka merasakan ketenangan di dalamnya. Tenang dalam lindungan dan jaminan Allah.             Mbok Ratih dan Yahya juga sudah datang kemari, mereka sangat senang. Yahya bilang akan sering mampir kesini dan ikut mengajari adik-adik supaya bisa mendapat pengetahuan lebih banyak sebagai bekal nanti. Oh ya,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN