Berkunjung

1009 Kata
Chika tengah bersiap-siap membawa Alif ke kantor hari ini dia memakai dress warna biru menambah nilai cantiknya sebagai mama muda. sampai di kantor dia langsung di persilahkan masuk oleh sekretaris Irvan Dika. ya sekretaris Irvan yang baru karena dia tidak mau merekrut perempuan jadi biar lebih aman dan profesional dalam bekerja dia memutuskan mencari pria saja. Chika membalas senyuman dari Dika berhubung istri bos yang datang, ya dia sudah tau karena melihat foto yang terpajang di meja kerja Irvan. " kenapa kamu gak ngetok pintu dulu dik......" Irvan menggantung ucapannya karena dia melihat orang yang dicintainya datang. dia langsung memeluk sang buah hati. " dasar bos pemarah, " Chika mencubit lengan sang suami.. " maaf ya sayang, mas kira Dika soalnya kerjaan mas lagi nanggung dikit lagi. kenapa gak bilang mau kesini, mas kan bisa jemput kamu ke rumah"... Chika hanya tersenyum dan terus duduk di meja kerja Irvan . Irvan mengekori dari belakang . " nyamannya....!!!! jadi rindu sebagai seorang CEO " ujar Chika sambil melirik Irvan dia sudah menahan tawa yang akan keluar.. Irvan hanya membalas dengan tatapan dingin " gak boleh...nanti ada para klien yang genit lagi trus gangguin kamu gimana...???" jawab Irvan asal.. " ih posesif "....ujar Chika sambil mengambil alih Alif dari tangan Irvan. karena sang suami mau menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat agar bisa menghabiskan waktu bersama istri tercinta dan buah hati..... tak lama Irvan sudah berada di sofa bersama anak dan istrinya mereka bercerita banyak sampai akhirnya pintu terbuka dan memperlihatkan seorang wanita yang berpakaian seksi dan dibelakang di ikuti oleh Dika sekretaris yang tadi menyapa Chika... " maaf pak buk, orang ini tetap memaksa masuk saya sudah larang" ujar Dika menunduk... Irvan hanya tersenyum miring melihat Stella tak bosan-bosannya menganggu dia. padahal kemaren baru mau interview, tapi karena dia tidak sopan jadi Irvan mengusirnya pergi. nah sekarang dia datang lagi memang tak tau malu.. Stella melihat wanita di depannya sambil mengendong anak ' cantik juga istri pak Irvan, sialan...' gumam Stella.. " mau apa kau kesini wanita jalang..???" pertanyaan itu yang langsung Irvan lontarkan pada Stella . tentu membuat Chika paham dengan situasi ini, ' ooo jadi ini wanita tak tau diri itu, belum sempat aku selidiki sudah muncul di depan mata' ... " aku mau melamar jadi asisten bapak, sekalian jadi istri kedua" ujar Stella sambil tersenyum ke arah Chika... Chika dengan anggunnya berjalan " OOO jadi ini wanita jalang yang menggoda suamiku.. eh bukan-bukan mengganggu suami ku maksudnya mana mau seorang mas Irvan seleranya begini. seharusnya kau bekerja di club-club sana, buka di perusahaan ini " ujar Chika dengan angkuhnya.. tepat sekali,, memang kerjaan Stella sebagai wanita penghibur dia bela-belain datang ke perusahaan Irvan mendengar kabar bahwa CEO disini sangat tampan.. jadi dia berkedok ingin melamar jadi sekretaris .untung-untung diterima jadi dengan gampangnya dia melemparkan tubuhnya pada sang bos... sungguh wanita licik memang. Stella tak mau kalah " emang kenapa kau takut kalah saing dengan ku, apa memang suamimu tidak setia padamu jadi kamu hanya sebuah pelampiasan napsu semata.." ujar Stella tak kalah angkuh.. plak....plak.....plak..... tamparan dari Chika membuat si punya pipi langsung meringis kesakitan. " itu untuk orang tak tau diri, dan untuk wanita jalang yang sudah menggoda suamiku ... berani-beraninya kau berlagak seolah kau berkuasa disini wanita ular"....jawab Chika... Irvan yang sudah geram melihat pertengkaran antara istri dan wanita ular itu mulai melangkah dan menampar balik wajah Stella dengan keras hingga mengeluarkan darah dari sudut bibirnya. " aku sangat seksi di ranjang suamiku, dengan berdiam diri saja suamiku sudah tergoda melihat harta berhargaku...satu lagi mas Irvan sangat jago memuaskan aku" ujar Chika berbisik dan tersenyum penuh kemenangan... dengan cepat Stella menghentakkan kakinya dan langsung meninggalkan ruangan itu.. tapi di hati nya masih tersimpan dendam dan ingin menjebak pemilik perusahaan ini, agar dia bisa menjadi nyonya besar disini... ***** " OOO jadi begitu, aku gak boleh kerja karena banyak laki-laki genit, trus barusan apa namanya pipi Alif sayang" ujar Chika sambil mengelus wajah Irvan.. " jangan bahas lagi sayang, aku muak melihat wajah wanita itu..pasti akan ku bereskan dia nanti biar tidak menganggu kita lagi kamu tenang aja ya sayang" ujar Irvan. . . . . Chika hanya mengangguk dan terlihat diwajahnya penuh kebencian dengan kejadian barusan terjadi. tujuannya kesini ingin makan siang bersama Irvan, eh malah bikin moodnya buruk. mereka memutuskan untuk pulang kerumah. ****** " hallo sayang, apa kabar nak Alif dan Irvan gimana sehatkan semuanya..??? " ujar mama di sebrang sana. " Alhamdulillah sehat ma, ini cucu mama lagi tidur setalb di beri ASI. Alif sangat lahap sekarang nyusu ma, jadi badannya agak gemoi." ... ~......... mereka menghabiskan panggilan video tersbut cukup lama . akhirnya sang mama mengakhiri percakapan mereka. karena Chika juga butuh istirahat sebagai seorang ibu pasti butuh istirahat cukup agar siap mengAsihi.. Irvan dari tadi hanya menjadi pendengar yang baik antara ibu dan anaknya. dia sekarang fokus pada laptop karena ada beberapa pekerjaan yang harus di selesaikan... Chika langsung mengambil baju ganti dia sengaja menggoda suaminya dengan memakai pakaian dinasnya . hari ini dia memakai lingerie bewarna merah maron dan bagian bawahnya terdapat renda .. Alif juga sudah tertidur nyenyak, jadi Chika akan melakukan aksinya. Chika mulai menjalin Irvan sengaja bolak balik di depannya dengan berbagai gaya. Irvan Sudah memperhatikan dari tadi. susah payah menahan nafsunya. dia memang sengaja melakukan itu . sejauh mana sang istri bisa bertahan kalau yang digoda diam saja.. Chika mulai kewalahan karena tidak ada respon dari tadi akhirnya dia melenggang naik ke ranjang berniat untuk tidur . dia cukup kesal padahal dia sendiri yang memulai . tapi kenapa Irvan gak terpancing cukup menjadi tanda tanya untuk dirinya sendiri... Irvan langsung menangkap tubuh sang istri dan memeluk nya erat.. " kamu ngapain mondar mandir dari tadi..hmmm...????" ujar Irvan.. wajah Chika langsung merah karena menahan malu, " gak...gak...gak ada siapa bilang aku tu cari sesuatu mas, tapi gak ketemu".... Irvan menggeleng karena menemukan kebohongan dari mata istrinya.. " oh ya....tapi mas suka kamu kayak tadi...mas mau boleh..." ujar Irvan bertanya.... Chika menahan malu langsung menundukkan kepalanya. padahal dari tadi dia yang berniat menggoda tapi malah dia pula yang malu-malu kucing..
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN