Jacob sudah rapih dengan pakaian casualnya. Pria itu nampak memesona sekali dengan balutan kemeja jeans dan celana jeans berwarna navy blue. Jacob menata rambutnya, menggunakan minyak rambut agar rambut pendeknya lebih terlihat sempurna. Penampilannya kali ini sangat berbeda dari biasanya. Bahkan Jacob sampai menyemprot banyak minyak wangi ke tubuhnya. “Heuh, kenapa aku jadi seperti ini ya?” gumam Jacob lalu ia segera keluar dari kamarnya. Jacob melihat kamar istrinya yang masih tertutup. ‘Apa dia sudah keluar?’ Jacob menaikkan kedua bahunya dengan acuh. Ia langsung menuju ruang makan dan tidak melihat istrinya. “Istri saya belum turun?” tanya Jacob. “Belum, Tuan,” jawab maid. “Tolong panggilkan dia,” ucap Jacob sambil mengambil selembar roti lalu mengolesinya dengan selai rasa cok

