Jeje memerhatikan Grez yang sedang mengajarinya. Kedua matanya nampak sayu. Sepertinya Jeje sudah merasa lelah dengan pelajaran hari ini. Sudah empat jam berlalu dan Jeje sudah melakukan istirahat pertama. Wanita itu sudah tidak sabar ingin melakukan istirahat yang kedua. Beberapa kali Jeje izin untuk pergi ke toilet karena ia sudah menghabiskan beberapa gelas jus dalam waktu dua jam. Tapi semua minuman yang ia tenggak tidak membuat kedua matanya terbuka lebar. ‘Ah, bosan sekali. Tolong kondisikan posisi saya, hiks.’ Menangis di dalam hati. Berpikir untuk segera selesai, dan kenapa suaminya tidak muncul juga sejak tadi. Jeje jadi curiga jika suaminya sedang macam-macam pasti di ruang kerjanya. Pikiran negative kembali memenuhi isi kepala Jeje. Wanita itu tidak bisa berpikir dengan jern

