Jeje sedang menikmati udara pagi yang sangat menyegarkan ini. Atap mobil yang terbuka membuat Jeje benar-benar bisa merasakan udara pagi yang begitu menyegarkan. Matahari nampak cerah pagi ini. Kacamata hitam milik suaminya pun ia pakai, walau agak sedikit kebesaran karena hidung Jeje yang kurang mancung. Tapi, semua itu tidak membuat kecantikannya berkurang sedikit saja. Jacob tersenyum tipis saat melihat kebahagiaan di wajah istrinya. Membuat wanitanya tersenyum ternyata tidak terlalu sulit untuknya. Wanita yang sangat sederhana dan unik itu sudah mampu memikat hati Jacob. Jacob terus mengendarai mobilnya menuju mansion mereka. Sebentar lagi guru yang akan mengajarkan istrinya segera datang ke kediamannya. Jacob sudah mengatur janji pertemuan mereka untuk hari ini secara kilat. “Kamu

