"Mungkin aku harus lebih bersyukur karena tidak harus kehilang keduanya" *** Rumah berdominan abu-abu terang itu sedari tadi sudah banyak orang datang melayat. Masih terdengar isak tangis dari para kerabat dan sahabat yang melihat almarhumah yang sudah terbaring kaku di sana. Abbas sendiri masih menyambut tamu yang datang melayat ke rumahnya, ia hanya tersenyum samar saat beberapa sanak saudaranya menatap iba terhadapnya. Putrinya masih tertidur dalam kereta bayi di sebelah umminya yang sudah tak bernapas. Pemandangan itu membut orang-orang disana meneteskan air mata. Asha dan Eca sudah saling berpelukan dengan mata yang sudah sembab, sedari tadi malam mereka sudah menangis. Yudi dan Kinos hanya terdiam dengan sesekali menahan tangis tak tega melihat Abbas dengan pandangan kosongnya. K

