Seperti kesetanan, Tristan membawa mobil Lexusnya dengan kecepatan tinggi. Diberinya sumpah serapah kepada para pengendara yang melintas disekitarnya atau para pengendara yang membawa kendaraan mereka terlalu lambat. Sesekali, Tristan akan menoleh ke arah Casey yang didudukkan di kursi penumpang. Gadis itu begitu pucat. Darah masih merembes dari tubuhnya. Darah itu begitu banyak dan mengerikan, membuat Tristan begitu ketakutan. Takut jika Casey tidak bisa bertahan. Takut jika Casey tidak bisa menjahilinya lagi. Takut jika Casey harus... Astaga! Dia bisa gila! Dengan sebelah tangannya yang dipaksa untuk tidak memegang kemudi mobil, Tristan menggenggam erat tangan Casey. Entah darimana datangnya air mata itu, Tristan juga tidak tahu. Mungkin air mata it

