Chapter 7-The Nightmare

2748 Kata

Begitu mobil Tristan sampai di depan rumahnya, laki-laki itu mengerutkan kening. Dia menoleh, menatap Casey yang masih terlelap di kursi penumpang. Rambut gadis itu menutupi sebagian wajahnya. Wajah tenang dan damai. Wajah yang terlihat seperti bayi. Tak lama, seulas senyum muncul di bibir Tristan. Ada perasaan nyaman dan hangat kala dia menatap wajah isteri tengilnya yang sedang tertidur itu. Tadi, sewaktu di taman, mereka berdua saling menyerang dengan cara mengoleskan kecap ke wajah masing-masing. Serangan yang dibumbui oleh tawa dan canda. Tidak ada kata-kata menyakitkan dan wajah menyebalkan seperti biasanya. Tidak ada rasa ingin menjahili lawan seperti biasanya. Yang ada hanya rasa aneh yang tidak pernah dirasakan Tristan untuk Casey sebelumnya.             Apakah dia sudah mencinta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN