Nana sedang menyapu teras, sementara Tata mencabuti rumput yang tumbuh tak beraturan di halaman. Ia sapu dan kumpulkan bersama sampah daun-daun yang berjatuhan menjadi satu. Ia akan membakarnya setelah itu. "Mbak, aku udah selesai." Nana berteriak membuat Tata menoleh. Kakaknya itu mengangguk lalu membiarkan Nana masuk. Sementara ia masih berkutat di halaman. Sibuk bebersih dan hendak membakar sampah, suara motor mendekat. Tata menoleh. Rupanya kakaknya Yulia. "Ta," sapa Tina yang memberhentikan motor di dekat Tata yang berdiri. "Eh, Mbak Tina." Tina menurunkan standar dan turun dari motor. Ikut berdiri di dekat Tata. "Ta, sorry ya ganggu." Tina melihat sekeliling. Ia lihat Tata sedang sibuk membakar sampah. "Iya, Mbak. Ada apa ya?" Tata juga bingung kenapa tiba-tiba Tina malah mi

