Ken mulai melajukan mobilnya dengan cepat, hening selama di perjalanan tidak ada percakapan di antara mereka berdua. baik Lily maupun Ken tengah sibuk dengan pikiran mereka masing-masing. "Sayang? maafin Papi ya nggak antar kamu sampai dalam apartemen?" ucap Ken saat pria itu sudah berhasil memarkirkan mobilnya di luar gedung apartemen. Lily pun menganggukan kepalanya pelan. "Iya, Pi." ucap Lily singkat, wanita itu lalu mengambil tasnya di belakang kemudi dan memakainya. Sesaat kemudian Lily turun dari mobil sang kekasih dan tanpa Lily duga Ken langsung melajukan kendaraannya dengan kencang. Lily Menghela nafasnya dengan berat, tidak biasanya Ken bersikap seperti ini padanya, wanita itu enggan masuk ke dalam apartemen ia pun memilih mengambil ponselnya di dalam tas dan membuka aplikasi

