"Kenapa, Mas?" tanya Sera dengan bibir bergetar. "Masuk ke dalam mobil!" Perintah gading. Tanpa banyak bicara Sera menurut, jantungnya berdebar karena ketakutan, untuk pertama kali Sera melihat Gading seperti ini. Tanpa banyak bicara Gading melajukan mobilnya meninggalkan mall, diam masih menyelimuti keduanya. Gading terlihat beberapa kali mengatur napas. "Mau sampai kapan?" Gading membuka percakapan. "Apa Mas?" tanya Sera tidak mengerti. Ia masih takut melihat wajah calon suaminya. "Mau sampai kapan seperti itu, Ra? Aku ini calon suami kamu, aku ini mencintai kamu, sakit melihat kamu dengan orang lain!" "Maaf, Mas!" Sera menundukkan wajah. "Selama ini aku diam, tapi ternyata aku tidak sekuat itu. Apa kamu pikir aku tidak tahu selama ini kamu sering berbalas pesan dengan Arkan? Sea

