Bagian 28

1492 Kata

"Ada siapa, Sayang?" Sera nampak ragu untuk menjawab, ia takut kejujurannya akan menimbulkan salah paham dan menjadi sebuah perdebatan, Sera malas dengan itu. "Umh ... ada Mas Arkan dan anak-anak," jawab Sera ragu. Terlihat dari ujung telepon sana Gading diam sejenak, raut wajahnya berubah. "Mas ...." "Oh, lagi pada main, salam ya buat mereka." Sera mengangguk. "Ya sudah ... Have fun ya. Nanti kalau sudah senggang langsung kabari aku." Sera kembali mengangguk, tidak nampak kemarahan di sana. Gading memang nyaris tak pernah menunjukkan sikap marah sepanjang Sera mengenalnya. "Aku tutup teleponnya, ya! Miss u!" Sera hanya tersenyum, sejenak ia melihat ke arah Arkan yang membuang muka. Kemudian panggilan pun ditutup. "Tante, siapa itu?" Kezia panik dan mendekat. Sera nampak ragu u

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN