Bagian 36

1312 Kata

Tak terlintas dalam pikiran Sera bika Arkan akan melamarnya dengan cara seperti ini, membuatnya benar-benar diam dan terpaku tak bisa berkata-kata. Sementara seluruh mata yang berada di ruangan ini menatap ke arahnya dengan tatapan yang cukup menakutkan. "Bagaimana, Ra?" tanya bapaknya. Sera masih dengan diamnya, termangu beberapa saat memahami yang sedang terjadi. "Boleh aku meminta waktu untuk berpikir?" "Tidak, Ra!" jawab Arkan cepat. "Kamu hanya perlu menjawab iya atau tidak, sepuluh tahun ini rasanya sudah cukup. Aku tidak akan menunggu lagi walau cuma satu hari." Sera menghela napas panjang, ia sama sekali tak bisa lantang, Arkan menatapnya dengan sorotan tajam, terlihat sekali ia menanti sebuah jawaban. Suasana ruangan ini seketika menjadi hening, satu persatu Sera tatap semua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN