Bab 19 Di ruang makan, sudah tersaji beberapa menu sarapan. Tidak macam-macam, hanya ada nasi, ayam dan juga sayur lalapan. Larisa memasak sesuatu yang tidak begitu banyak menyita waktu karena pagi sekali Larisa harus meninggalkan apartemen. Bukan pergi dalam artian kabur, Larisa hanya ingin menenangkan diri dan tidak bertemu Revan dulu. Sekitar pukul enam pagi, Larisa sudah meninggalkan apartemen. Dia kali ini harus pergi ke toko roti untuk berpamitan. Rasanya kalau kembali bekerja tidak sopan karena cuti tanpa izin. Dan semalam, Roy juga sudah telpon untuk langsung datang saja ke toko. "Larisa!" panggilan itu bergema. Sayangnya tidak mungkin ada yang menyahut karena yang dipanggil memang sudah pergi. Revan coba mencari Larisa di setiap ruangan, tapi Larisa memang tidak ada. Saking si

