Bab 7

965 Kata

Bab 7 Ini menjadi malam pertama mereka berdua di apartemen ini. Semangat Larisa yang berniat meluluhkan hati Revan, saat ini sedikit terganggu dan hilang semangat. Larisa tidak menyangka kalau kamar yang tadi dibersihkan Revan tidaklah untuk tempat tidur berdua melainkan hanya untuk Larisa seorang. Di atas ranjang, Larisa hanya berguling-guling karena gelisah. Dia terus memikirkan semua yang terjadi hari ini hingga erangan cukup keras mencuat dari bibirnya. Larisa bukan bermaksud ingin tidur bermesraan, hal itu masih belum terpikirkan saat ini. Larisa hanya berharap bisa tidur seranjang seperti waktu di rumah. Ya, walaupun hanya satu tempat tidur dengan pembatas guling di tengahnya. "Aaargh!" Larisa kembali menggeram dan terduduk sambil menendang-nendang kakinya. "Kenapa jadi begini? H

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN