Cendana mulai mengejar dengan masuknya tembakan 3 angka yang dilakukan Noah. Skor berubah menjadi 93 – 88. Gian mengoper bola pada rekannya yang bernama Darwin, lalu mereka mulai berlari meninggalkan areanya untuk menyerang. Cendana menggunakan zone defense 1-2-2, di mana Wahyu dan Juan berada di belakang, Igris dan Dewa di area elbow dan Noah berada di bagian depan. Umumnya formasi ini akan sangat berguna untuk tim yang suka bermain cepat dan melakukan fastbreak dengan Noah sebagai ujung tombaknya, serta Igris dan Dewa yang berperan sebagai sen.ja.ta mematikan dalam melakukan serangan balik. Namun sayangnya, tak ada kesempatan untuk merebut bola. Karena kelima pemain Bima Sakti bahkan tak berusaha masuk ke area pertahanan Cendana. Darwin mengirim bola kepada Samir dan pemain bern

