Chapter II-59

1322 Kata

Vito mengamati punggung para pemain Cendana dari atas tribun. Tim bernuansa biru itu tampak sangat fokus, berkumpul di satu titik untuk mendengarkan instruksi Coach Adam. Lalu saat Vito memindahkan pandangannya ke arah tribun di seberang arena pertandingan, matanya menangkap sosok seseorang yang sedang duduk di sana. Profesor Nirwan, sang ilmuwan genius sekaligus pendiri universitas Arajaya, dan juga merupakan ayah dari Noah. Vito pun langsung beranjak dan berjalan memutari setengah tribun untuk menghampiri lelaki itu. Dalam hati, Vito merasa kalau kehadiran Nirwan mungkin bisa membangkitkan semangat Noah kembali, setelah “dibungkam” habis-habisan oleh center Bima Sakti. Kurang dari 5 menit waktu yang tersisa di kuarter terakhir ini, dan skor Cendana masih tertinggal; 90 – 85 sebelum

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN