Malam Itu ...

1085 Kata

"Gak bisa, gak bisa. Gue udah bukan remaja SMA lagi. Lo ngerti kan kondisi gue sekarang gimana?" tanya Elvina pada Dikung. "Gue bener-bener bingung. Gue kepikiran kalau mungkin dia juga lagi ngusahain buat gue. Tapi apa coba yang bisa bikin gue percaya? Dia kan ga kerja. Oke, dia kuliah, tapi kan bisa sambil magang cari pengalaman biar pas lulus ga nganggur? Gue lihat dia cuma main dan main. Gue gak tahu letak masa depan kita di mana kalau gue beneran jodoh sama dia." Dua puluh menit yang lalu keduanya meninggalkan pesta tanpa mengabari siapapun. Berpindah ke sebuah apartemen dan memulai pesta sendiri sesuka hati. Dering ponsel Dikung terus menyala. Nara yang sendirian di pesta hotel ayahnya pasti sedang uring-uringan mencari mereka. "Nara nelpon lagi." "Matiin hp lu." "Tapi kan—" "L

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN