Jika ada seseorang yang tidak bahagia melihat kebahagiaan orang lain, mungkin Ikki termasuk dalam golongan seperti itu. Sejak beberapa menit yang lal, tatapan tajamnya terus mengawasi yang tengah mengobrol bersama teman-temannya. Ia pikir setelah absen beberapa Ry tidak terlihat di Mobieus Ry dan Ruu sudah tidak berhubungan lagi, ternyata mereka masih bersama. Ruu bolak-balik ke meja Ry dan meja pelanggan lainnya. Sesekali mata mereka bertemu, kemudian cowok itu tersenyum seolah mengetahui jika dirinya adalah orang yang mengirimkan pesan-pesan itu kepada Ry. Senyum Ruu seperti seseorang yang mengejeknya. Kesal? Tentu saja! Tak hanya kesal, ia juga marah. Tidak menyangka jika semua yang dilakukannya tidak membuahkan hasil. Ry sepertinya sangat percaya pada Ruu sampai-sampai tidak termakan

