Rin mendengkus. Tingkah Ry benar-benar seperti seorang anak kecil, dan itu sedikit memalukan untuknya. Namun, jika bukan seperti anak kecil, tentu itu bukanlah Ry. Ruu sendiri pernah bilang jika Ry itu identik dengan sifat kekanak-kanakannya. Terasa ada yang kurang jika sehari saja sifat itu tidak muncul ke permukaan. "Mina juga mau disuapin Shoun nggak?" Iseng Rin bertanya pada sahabatnya yang sejak tadi hanya berdiam diri sambil memainkan ponselnya. Mina dan Shoun sudah berbaikan, Shoun mengurangi kegiatannya di perkumpulan siswa, sesuai janjinya pada Mina dua minggu yang lalu. Sekarang mereka terlihat semakin lengket saja. Namun, sore ini tak ada Shoun di samping Mina. Cowok berkacamata itu lebih memilih untuk bermain game bersama Sie daripada duduk manis menikmati semangkuk es krim

