Chapter 41

1215 Kata

"Thanks, ya, Di," ucap Aurel begitu Radi memberhentikan motor di depan rumahnya. "Gue langsung, ya, Rel," kata Radi. Ada sedikit raut menyesal, seolah masih ingin lebih lama menghabiskan waktu dengan gadis itu. Tetapi ia sadar kalau Aurel pasti kelelahan seharian ini. "Santai." Aurel masuk begitu Radi menjalankan motornya. Mengucapkan salam beberapa kali, sengaja agar Vania bisa mendengar itu dan tidak mengomelinya seperti kemarin-kemarin. Waktu menunjukkan pukul enam ketika Aurel masuk ke dalam kamar. Ia langsung mandi dan setelah itu membuang diri di kasur. Merasa sekujur tubuhnya pegal satu hari ini. Membuka ponsel dan mulai memainkannya. Mulut Aurel tertarik lebar begitu mendapat satu pesan dari Alfi. Alfi : Dek Aurel : Iya, kak? Alfi : Masih di rumah Syabila? Aurel : Nggak, u

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN