Aurel mengira Alfi akan menjemputnya. Namun tahu-tahu ayahnya sudah menunggu di depan gerbang sekolah. Pupus sudah rencananya. Mana lelaki itu kemarin sama sekali tidak menghubunginya. Pesan terakhirnya yang minta dijemput pun tidak dibaca. Hari ini terasa lebih berat untuk Aurel. Sebab ia sempat tidak sengaja mendengar perkataan Baby yang sedang ngobrol dengan teman-temannya. Kakak kelasnya itu sedang menceritakan bagaimana cara Alfi mengungkapkan cinta padanya. Membuat Aurel panas dingin. Karena toh, jika Baby berani berkata demikian, berarti gosip yang beredar memang benar adanya dan bukan hanya bualan semata yang semula diharapkan Aurel. Jadi ketika sebelum pemberitahun berakhirnya pelajaran terakhir, Aurel sudah menginfokan pada Ayah juga Ibunya kalau ia nanti pulang telat karena

