Aurel bergerak gelisah di balik selimutnya. Matanya mengerjap perlahan sebelum terbuka sepenuhnya. Menatap langit-langit kamar sembari mengumpulkan nyawa. Kepalanya kini bergerak ke kiri dan kanan mencari-cari ponsel. Sampai matanya menangkap benda itu tergeletak di atas nakas samping tempat tidur. Gadis itu meraih ponsel dan baru menyadari kalau ponselnya itu masih ia nonaktifkan. Ia menekan lama tombol di samping ponsel selama beberapa detik hingga benda itu bergetar dan mulai menyala. Matanya langsung tertuju pada angka yang tertera di layar kuncinya. 23.03. Aurel meregangkan tangannya sambil menguap lebar. Sepertinya belum sepenuhnya sadar karena ia kemudian kembali menatap langit-langit kamar memikirkan sesuatu. Seperkesekian detik berikutnya barulah ia membuka aplikasi hijau di

