Bab 37

1869 Kata

Dini pingsan lagi, kali ini tepat di depan Andre. Lalu bagaiman reaksi Andre, apakah ia peduli? Jawabannya tentu tidak. Andre berdiri di tempatnya semula, tak bergerak sesenti pun. Di depan tubuh Dini yang tergolek pingsan. Andre membiarkan begitu saja, beberapa saat lamanya sampai petugas dari rumah sakit tempat Dini dirawat datang dan membawa Dini kembali ke rumah sakit. "Siapa dia?" tanya Andre pada salah seorang petugas pria yang ikut menggotong tubuh Dini. "Namanya Cahaya Andini, pasien dokter William." Alis Andre mengerut. Rasanya ia pernah mendengar nama dokter William disebut Ibunya. Tapi Andre ragu apa dokter William itu yang dimaksud petugas ini. "Bagaimana kalian bisa tahu kalau cewek itu di sini?" tanya Andre lagi. Ia begitu penasaran pada gadis yang bernama Cahaya Andini

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN