Andre meremas rambut frustasi. Sekarang ia berada di makam Vian lagi, mengadu dan memprotes segala tindakan gadis itu semasa hidupnya. Andre tidak menerima keputusan Vian yang mendonorkan mata dan jantungnya pada gadis tak dikenalnya, apalagi memintanya bersedia menerima gadis itu sebagai pengganti. Hell, apa maksud Vian seperti itu? Apa Vian tidak berpikir bagaimana perasaannya? Ia bukan seorang playboy yang bisa dengan mudah memindahkan hati, ia tidak menyukai gadis penyakitan pengganti Vian. Dan satu hal, ia bukan barang. "Sampai kapan pun gue nggak bakalan terima keputusan lu buat mata dan jantung lu, Vi." Andre mendesis, tangannya mengepal kuat. "Dan lu mau gue nerima cewek penyakitan itu buat gantiin lu? Jangan mimpi!" Andre tersenyum mengejek. "Gue nggak peduli mau lu tenang atau n

