Jam 8 pagi!!begitu aku melirik jam dinding di kamar Rey.Astaga udah siang banget.Aku berusaha menyingkirkan tangan Rey yang memeluk pinggangku.Rey mengerjap lalu mengeratkan pelukannya di pinggangku. “Siang Rey….kan mau ke rumah sakit”seruku. “Bentar lagi yang,dingin”tolaknya. Aku berdecak pelan saat dia malah menempelkan suntikannya yang menggembung karena efek pagi hari.Begitukan??. “Awas ih!,tuh suntikanmu bengkak.Jangan ngarep hajar aku pagi pagi!!,bau jigong!!”kataku mendorong dadanya menjauh. Rey tertawa dengan suara serak. “Normal yang,kan bangun kalo pagi datang,di tambah dekat b****g kamu”jawabnya menyebalkan. Aku mendorong lagi tubuhnya lalu bangkit dari kasur. “Alibi aja!!”seruku melangkah ke kamar mandi. Rey tertawa lalu ganti memeluk guling saat aku masuk kamar mandi.

