Tiga Puluh Sembilan-Langkah Baru

2445 Kata

“Jadi sekarang lo udah baikan sama Jeje?” Audrey mengangkat bahu pelan lalu memeluk bantal di kamar Kina dengan erat. “Dibilang baikan juga nggak terlalu. Jeje masih sensi mulu ke gue.” Kina menarik guling yang ditindih oleh kaki Audrey lalu memeluk benda itu. “Semua butuh proses. Sekarang yang penting lo tahu apa yang bikin Jeje nggak suka sama lo. Jeje juga akhirnya tahu kalau lo nggak tahu apa-apa.” “Iya sih.” Senyum Audrey mengembang. Dia ingat kejadian semalam saat makan malam bersama Jema. Memang bukan sejenis makan malam hangat, tapi makan malam ini terkesan berbeda. Karena satu persatu masalah telah teratasi. “Kin. Kok lo jarang cerita soal Remy, sih?” tanya Audrey setelah beberapa menit hening. Mendengar nama Remy disebut, Kina menghela napas. Dia mengubah posisinya menjad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN