Mungkin sejak dari kota Malang hati dua anak manusia itu mulai bertaut. Mungkin dari kota itu, mereka mulai sadar jika tak bisa saling berjauhan, meski sering mengibarkan bendera perang. Semesta sering kali mengerjai mereka, mendekatkan lalu menjauhkan lagi. Semesta mengerjai mereka, karena butuh kira-kira delapan tahun dua manusia yang sebenarnya sudah saling kenal itu baru bisa dipersatukan. Namun, itu semua seolah tak menjadi masalah bagi dua manusia yang dimabuk asmara itu. Bagi mereka, yang terpenting sekarang mereka bersatu. “Nggak nyangka kita ke Malang lagi dengan status beda.” Suara lembut itu membuat Dean yang hampir terlelap seketika membuka mata. Dia menoleh memperhatikan sang istri yang duduk menatap jendela pesawat. “Nyesel nggak?” tanya Dean ingin tahu. Audrey menoleh de

