Dirinya memelukmu dan menciummu, bukan mengartikan bila ia ingin memilikimu. Namun dia hanya ingin kau tahu, bahwa cintanya membawa luka hingga tak sedetikpun kau bisa melupakannya. "Uhuukkk," Alham terbatuk sebagai respon atas kalimat Lian tadi. Laki-laki itu mencari jawaban lain melalui ekspresi wajah para sahabatnya. Tetapi dari semua ekspresi yang muncul seolah mendukung perkataan Lian. "Jadi ... " gantung Alham pada ucapannya. "Udah nikah toh. Kirain nggak akan bisa move on." sambungnya kembali. Seakan hanya dirinya yang mampu berada dalam hati Sarah saja. "Lo sih ngilangnya kelamaan. Diambil orang deh tuh," sahut Eva tanpa bisa dicegah. "Kalau cinta mah seberapa lama juga ditungguin. Tapi kalau akhirnya begini, gue bisa apa. Iya kan?" tanya Alham pada Eva sambil berusaha

