Chapter 18

2654 Kata

        Matahari sudah terbenam sejak dua jam lalu. Rachel masih belum beranjak dari tempatnya. Sudah dua hari Rachel mengasingkan diri di villa daerah Ubud milik Papinya. Keinginannya untuk menenangkan pikirannya sekalian merenungkan segala perasaannya gagal total.         Setelah meninggalkan Ale, ia langsung menuju villa ini dengan perasaan yang berkecamuk. Sebagian hatinya menyesali masa lalunya. Menyesal ketika ia mempercayai Luna sebagai sahabat terbaiknya, sehingga membiarkan perempuan itu dekat dengan Luna juga. Sebagian lagi berteriak menyebutkan nama Alvin, dengan kerinduan yang meluap-luap.         Hanya Budi dan Daris tahu dimana keberadaannya sekarang. Tapi Daris tidak mengusiknya sama sekali. Pria itu sengaja memberikan Rachel waktu untuk berfikir. Besok adalah hari dimana

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN