"Membuat hatinya nyata berdarah sangatlah mudah, tusuk saja dadanya sedalam mungkin hingga menggores hatinya. Kamu berhasil!" ______________ Gadis itu bersembunyi di belakang sebuah mobil, dia tak ingin Zada menemukan dirinya. Nada berjongkok sambil memperhatikan keadaan sekitar, berharap Zada takkan melihatnya untuk sesaat. Gadis itu duduk sambil bersandar pada mobil, ia memeluk lututnya sambil menangis. Kepalanya menengadah menatap langit malam yang pekat, membiarkan air matanya meluruh melewati leher putihnya. Zada baru keluar dari area hotel, dia menatap keadaan sekitar tapi tak menemukan sosok gadis itu. Tak ingin kehilangan jejak, remaja itu berlari ke segala arah sambil meneriaki nama kekasihnya. "Nada! Nada! Nada!" teriak Zada sambil menggerakan kepalanya ke sega

