"Pergi bukan berarti menghindar, apalagi menjauh. Hanya perlu ruang sepi sebagai sandaran menyadari bahwa kehilangan memang menyakitkan." __________________ Teruntuk badai, Mungkin ia benar, tak sepantasnya menghalangi laju cepatnya. Bisa saja aku lebih hancur dari sekarang. Teruntuk pelita, Kurasa ia redup, tak berpendar membingkai wajah cantiknya, ia pergi. Teruntuk kabut, Kumohon berhenti, agar takkan pedih lagi, seperti hari ini. Teruntuk luka, kuharap lekas pergi, jangan menggores luka lama yang enggan pergi. Teruntuk tawa, tak ingin kulambai tangan, jangan, jangan pernah. Teruntuk mimpi, jika kau pupus, katakan padanya aku takkan mundur lagi. Teruntuk pagi, kuharap dia tak lagi bersedih, buat ia semanis mentari-Mu. Teruntuk Nada, Kamu hanya ilusi, tapi kuharap jangan lag

