“Iya karena aku sering datang ke sini sama mama dan papa aku juga, jadi wajar kalau mereka tahu nama aku. Mungkin karena aku sering bayar pakai kartu debit juga, kan ada namanya tuh kartunya. Kalau ngak mungkin mereka ngak sengaja dengar waktu mama sama papa manggil nama aku. Gitu aja sih menurut aja aku,” jelas Lusi. Lusi dengan sengaja tidak mau memberitahu Zana siapa identitasnya Lusi yang sebenarnya. Akan lebih menyenangkan saat orang lain tidak tahu siapa sebenarnya kita, itu menurut pemikiran Lusi. “Oh jadi Kakak sering ke sini ya, maklum Kak aku kerjanya di dalam jadi ngak tahu dan ngak pernah lihat pengunjung restoran ini,” sahut Zana dengan penuh percaya diri. “Kamu ngak mau pesan makanan dulu Zana?” Fiona sengaja memotong pembicaraan agar Zana tidak terus berucap hal-hal yang

