Waktu berputar begitu cepat, tidak terasa jam sudah menunjukkan pukul empat sore sekarang. Para karyawan tentu langsung menunjukkan wajah ceria karena sebentar lagi mereka akan berjumpa dengan keluarga mereka yang sudah menunggu di rumah. Tapi berbeda dengan Lusi, dia justru ingin bekerja lembur hari ini. Saat mendengar bel pulang berbunyi Lusi justru teringat kembali dengan kejadian siang tadi antara David dan papanya. Lusi rasanya ingin langsung pulang ke apartemen saja tidak ingin mampir ke rumah orang tuanya. Bukan tanpa alasan, tentu saja Lusi masih tidak enak hati dengan David atas perlakuan papanya siang tadi. “Lus, kamu baik-baik ajakan?” Karena terlalu sibuk dengan pikirannya, Lusi sampai tidak sadar kalau ternyata Fiona masuk ke dalam ruangannya. “Oh iya Fi, aku baik-baik aja

