Waktu masih begitu pagi, namun Claire sudah bangun sejak tadi dan mengendong anaknya sambil mennyusui. Ya, anak yang baru beberapa hari ia lahirkan itu terbangun karena popok yang ia gunakan sudah penuh sehingga membuatnya tidak nyaman. Claire begitu perhatian dan penuh kasih sayang, ia juga tidak pernah menyangka jika ia akan menjadi seorang ibu begitu cepat. Namun kekhawatirannya semakin dalam, anak yang ia gendong saat ini sepenuhnya bukan miliknya dan kapan pun Nathan akan mengambilnya dan membawa ke dalam keluarga Kingsley. “Maafkan, mama. Jika suatu saat nanti mama tidak ada di sampingmu menemanimu sampai tumbuh besar,” gumamnya pelan sambil mengusap pipi gembul anaknya. Di dalam kamar besar itu Claire dan bayinya tidak sendirian, ada Nathan yang masih tertidur pulas dimana ia
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


