Malam sudah semakin larut, hanya ada suara hembusan napas dari keduanya yang saat ini berada di tepi kolam renang, tidak ada yang berbicara, sejak sepuluh menit yang lalu. Alaric yang mengkhawatirkan Eleanor karena tidak bisa pergi mengunjunginya. Sedangkan Lunara, sesekali ia akan menatap wajah tampan Alaric yang terlihat begitu gelisah namun ia tidak ingin bertanya karena sudah dipastikan jika calon suaminya itu sedang memikirkan wanita lain. Keheningan yang tercipta terlalu berat dan membuat Lunara gatal ingin membuka mulutnya, hingga akhirnya ia pun memanggil Alaric. “Alaric,” panggilnya pelan, namun tidak ada jawaban sama sekali dari pria itu. Lunara menghentakan kakinya pelan, ia tidak suka diabaikan. Lunara menepuk bahu Alaric sedikit keras hingga membuat pria itu kaget dan jang

