Melahirkan

1045 Kata

Hari yang di tunggu akhirnya telah tiba, saat ini Claire dengan di temani Nathan berada di ruang persalinan. Dengan penuh khawatir dan tidak tega melihat Claire yang begitu kesakitan, Nathan yang berada di sampingnya memberi semangat dan sesekali akan mengusap keringat Claire yang bercucuran. Hingga tangis bayi terdengar di ruangan bersalin, membawa kebahagian, Claire yang masih terbaring lemah dengan wajahnya basar oleh keringat, namun kilatnya matanya menggambarkan kebahagiaan. “Selamat, tuan dan nyonya. bayi kalian laki-laki, sehat dan sempurna,” ucap dokter, sambil mengangkat bayi kecil itu. Setelahnya menyerahkan pada suster untuk dibersihkan lebih dulu. Nathan yang sejak awal mendampinginya mengenggam tangan erat Claire, wajah yang biasanya terlihat dingin kini tampak lembut. I

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN