Jeon-gu terduduk lemas di belakang sebuah mobil sedan tua. Ia terduduk dengan tangan dan kaki terikat dan matanya yang bahkan bahkan tertutupi oleh sebuah kain hitam, sang tawanan itu pun di bungkam dengan sebuah kain yang terikat di mulutnya. Penculik, sesekali melirik ke belakang memastikan tawanannya dalam keadaan baik. Baik untuknya, tapi ini benar-benar tak baik untuk Jeon-gu. Mobil itu melewati kawasan perkotaan Korea yang padat. Hanya keheningan selama perjalanan. Kendaraan roda empat itu lalu melaju melewati sebuah jalan bebas hambatan memasuki kawasan pinggiran yang sebuah kawasan perindustrian. Namun, semakin jauh mobil itu melaju. Hanya pemandangan beberapa pabrik sepi dan gudang kosong. Mobil itu masuk ke sebuah gedung kosong. Lokasi di sana juga sangat sepi tak ada kehidu

