BAB 15 Memisahkan

1644 Kata

Dirga memasuki rumah Rose dan mencari anaknya di sekitar ruang tamu Rose, namun tidak ada. Samar-samar dia mendengar Rose membaca sebuah cerita tentang cinderela pada anaknya itu. Namun tidak ada jawaban dari anak kecil, Rose hanya bercerita seorang diri. Pria itu mencoba menunggu saja di luar kamar itu dan kembali duduk di ruang tamu, sementara Bibi yang sejak tadi menonton TV hanya tersenyum melihat aksi Dirga yang hanya mengintip di luar kamar. "Pak dokter, mau minum apa? saya buatkan" ucapnya ramah sambil sedikit membungkuk. "Air hangat saja Bik" sambil tetap tersenyum. "Pak dokter mau saya panggilkan Nona Rose?" tanyanya lagi. Melihat wajah lelah pria itu, wanita paruh baya yang sudah lama hidup bersama Rose itu mengetahui bahwa pria itu pasti sudah sangat lelah. Sejak tadi sele

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN