"Jadi kapan?" tanya Javin yang berdiri di sebelah Niswa membuat wanita cantik yang sangat menatap Sang putra yang sedang menaiki mini Go-kart mengelilingi area pusat perbelanjaan itu menatap sang pembuat pertanyaan. "Kapan apanya?" tanya Niswa tidak mengerti sambil menatap pemuda yang saat ini tersenyum manis menatapnya. "Kapan aku bisa ajak Mama dan Papa buat melamar kamu?" kata Javin menerangkan apa arti pertanyaannya membuat Niswa mendelik kaget, tentu saja Niswa tidak menyangka jika Javin akan secepat itu menanyakan acara lamaran keluarga. "Bang, baru aja dua jam lalu aku bilang iya. itu juga karena dipaksa kok kamu langsung ngomong lamaran sih?" kata Niswa sambil menahan senyum jahilnya, wanita itu tidak bisa menahan tawa lagi apalagi melihat ekspresi Javin yang terlihat tidak t

