"kama, jangan Nak," panggil Niswa saat melihat Kama hendak mendekati laki-laki yang tampak sedang duduk di meja dengan beberapa laki-laki lain yang berpenampilan tidak begitu jauh dengannya mengenakan setelan jas rapi walaupun ini hari libur, tapi Kama sama sekali tidak mempedulikan panggilan sang Ibu, bocah itu berjalan cepat mendekati meja di mana Arsyad berada. Sedangkan Ibram hanya diam menatap Niswa mengejar Kama lalu menatap laki-laki yang sedang menjadi tujuan Sang putra, Ibram juga sama sekali belum pernah melihat laki-laki itu Dan ia bingung mengapa Kama bisa mengenalnya. "Om Arsyad," panggil Kama membuat laki-laki yang sedang berbincang dengan begitu serius dengan ketiga rekannya langsung menoleh, laki-laki tampan itu tersenyum begitu manis saat melihat seorang bocah berdiri

